Artikel - Indonesia Safety Driving Centre (ISDC) - Pusat Pendidikan dan Pelatihan Keselamatan Berlalu Lintas
Beranda > Artikel

Bahaya Pengaruh Alkohol Saat Berkendara
Tanggal Terbit: 2015-08-04 13:55:06 Sumber: ayoselamat.org Dilihat: 453

Masih ingat kasus kecelakaan di Tugu Tani yang melibatkan pengendara maut Afriani Susanti? Di Minggu (12/01/12) pagi yang kelabu itu, tiba-tiba saja mobil yang ditumpangi Afriani keluar jalur dan menabrak rombongan pejalan kaki. Sembilan nyawa pun melayang. Belakangan diketahui bahwa wanita 31 tahun itu berkendara di bawah pengaruh alhokol dan narkotika ketika kecelakaan terjadi.

Kecelakaan yang melibatkan Afriani hanyalah satu dari banyak kasus serupa, bukan hanya di Indonesia tapi juga di berbagai negara lain. Minuman keras secara global memang masih menjadi favorit masyarakat untuk melepas stress dan penat, khususnya para pecinta dunia malam. Sayangnya, kesadaran untuk tidak berkendara setelah mengonsumsi minuman beralkohol masih belum banyak diterapkan.

Menurut data Badan Pusat Statistik, pada 2009 tercatat 62.960 kecelakaan lalu lintas, dimana 19.979 diantaranya berakibat kematian. Berdasarkan data dari Polda Metro Jaya, dari seluruh faktor manusia dalam memicu

[read more..]

Undang-Undang yang Mengatur Tentang Penggunaan HP Saat Berkendara
Tanggal Terbit: 2015-08-04 13:43:21 Sumber: ayoselamat.org Dilihat: 805

Ponsel atau telpon genggam merupakan alat komunikasi yang praktis karena dapat dibawa kemana-mana. Ponsel atau telepon selular ini diperkenalkan pada tahun 1980. Ada bermacam–macam merek ponsel yang beredar luas di masyarakat dan fasilitas canggih di dalam ponsel tersebut. Bahkan kamu sekarang bisa mengakses internet lewat ponsel kamu masing-masing. Alat ini canggih, namun harus dapat dikontrol cara penggunaannya. Kecanggihan telpon seluler sendiri sering dipergunakan untuk hal negatif, seperti merekam dan menyimpan adegan atau gambar porno dan sebagainya. Sekarang ini juga sedang diperhatikan cara dan dimana ponsel ini dipergunakan. Karenanya hal ini menjadi perhatian umum.

Pemerintah baru–baru ini mengeluarkan peraturan baru yang melarang penggunaan ponsel saat berkendaraan. Peraturan ini dikeluarkan karena banyaknya kecelakaan lalu-lintas yang diakibatkan penggunaan ponsel saat berkendaraan. Pemerintah

[read more..]

Teknik berhenti di tanjakan dengan setengah kopling
Tanggal Terbit: 2015-07-28 14:50:59 Sumber: otosia.com Dilihat: 236

Berhenti di tanjakan sebenarnya bukan sesuatu yang sulit. Asalkan Anda tidak terlalu gugup dan mengerti tehniknya. Salah satu cara selain menggunakan rem tangan, adalah tehnik setengah kopling.

Cara ini dilakukan memang jika dalam keadaan yang cukup singkat di tanjakan dan akan segera berjalan lagi. Umumnya dipakai untuk jalanan yang tidak terlalu menanjak tinggi seperti garasi rumah. Caranya adalah dengan mengombinasikan fungsi gas dan juga fungsi dari kopling.

Langkah pertama, ketika sudah di tengah-tengah tanjakan, hentikan laju mobil dengan menginjak kopling sekaligus menahan gas. Gas yang ditekan tidak boleh terlalu dalam, tapi juga tidak boleh terlalu kecil. Harus pas, sehingga mobil bisa berhenti total.

Kalau ingin melangkah maju lagi, lepas pedal kopling secara perlahan dan setimbangkan dengan menambahkan tekanan gas. Setelah itu, mobil akan maju dengan perlahan, tergantung pengendalian kopling dan gas Anda.



[read more..]

80 Persen Kecelakaan Lalu Lintas Disebabkan Perilaku Buruk
Tanggal Terbit: 2015-05-08 15:17:43 Sumber: detik.com Dilihat: 0

Jakarta - Sekitar 80 persen kasus kecelakaan yang terjadi di Indonesia selama ini disebabkan oleh mentalitas dan sikap buruk pengendara. Dan dari sikap buruk itu, yang terbanyak adalah cara mengendara atau mengemudi yang agresif.
“Mengemudi agresif itu artinya mengendara atau mengemudikan kendaraan dengan cara sembrono, menyalip atau memotong jalur dengan semaunya, tancap gas tidak pada tempatnya tanpa mengindahkan orang lain. Intinya tak hirau dengan kondisi dan sitausi,” tutur Communication & Event Manager Asuransi Astra Garda Oto, Iwan Pranoto saat ditemui di sela acara Garda Oto Goes To School, di SD Tarakanita Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2015).
Menurut Iwan, cara mengemudi yang agresif di jalanan, khususnya Jakarta dan sekitarnya yang kondisi lalu lintasnya padat – kerap berujung pada kecelakaan. Memang, kasus kecelakaan yang dimaksud bukan hanya kasus tabrakan dengan akibat fatal dan menimbulkan korban luka atau meninggal pada s

[read more..]

Halaman: 1 2 3 Selanjutnya->