Sejarah ISDC - Indonesia Safety Driving Centre (ISDC) - Pusat Pendidikan dan Pelatihan Keselamatan Berlalu Lintas
Beranda > Sejarah ISDC

Sejarah

Indonesia Safety Driving Centre (ISDC) adalah perusahan jasa yang bergerak dibidang pendidikan keselamatan berkendara (safety riding dan defensive driving) untuk semua jenis kendaraan. ISDC merupakan induk perusahaan yang menaungi tiga anak perusahaan diantaranya Medan Safety Driving Centre (MSDC), Riau Safety Driving Centre (RSDC) dan Jakarta Safety Driving Centre (JSDC).

Cikal bakal ISDC dimulai tahun 2007 dari sekolah mengemudi dengan nama PT. Lima Perkasa Abadi yang beralamat di Pinang Baris kota Medan Sumatera Utara. Dalam perkembangannya pada tahun 2009 PT. Lima Perkasa Abadi diubah menjadi Medan Safety Driving Centre (MSDC) dan pada tahun 2011 menempati gedung dan area baru di Jl. Bilal Ujung no. 195 kota Medan. Untuk mengurangi angka kecelakaan di Indonesia tidak cukup dengan satu sekolah mengemudi saja, maka didirikan sekolah mengemudi berikutnya di Pekanbaru pada tahun 2011 yang bernama Riau Safety Driving Centre (RSDC) yang diresmikan langsung oleh Kapolri saat itu Jendral (Pol) Timur Pradopo.

Dalam perkembangannya RSDC diakui oleh pihak Korlantas Mabes Polri sebagai salah satu pusat percontohan sekolah keselamatan lalu lintas di Indonesia. Jakarta sebagai ibu kota Republik Indonesia dan sebagai salah satu kota penyumbang angka kecelakaan tertinggi di negara ini menjadi dasar dibukanya sekolah mengemudi berikutnya dengan nama Jakarta Safety Driving Centre (JSDC) yang saat ini menempati kantor di Komplek Satpas SIM Daan Mogot Jakarta Barat.

Tingginya tingkat kecelakaan saat ini yang kebanyakan disebabkan oleh human error atau faktor dari pengemudi kendaraan itu sendiri, membuat kita sebagai pengemudi harus lebih berhati-hati dan waspada dalam mengendarai kendaraan bermotor.

Pengemudi, terutama pengemudi yang umurnya masih muda masih menduduki peringkat pertama dalam kecelakaan lalu lintas. Hal ini disebabkan karena ketidakdewasaan, kurangnya pengalaman, sikap dan persepsi kepribadian dalam berkendara di jalan.

Kesadaran akan keselamatan dalam berkendara, sulit ditemukan pada masyarakat di Ibu Kota. Karena banyaknya sikap individualisme yang tertanam. Oleh karena tingginya tingkat kecelakaan yang terjadi akhir-akhir ini, akhirnya tercetuslah gagasan untuk mendirikan sekolah keselamatan lalu lintas. ISDC bertujuan mendidik pengemudi yang ingin belajar mengenai tata cara berkendara yang baik kendaraan bermotor roda 2,4 maupun roda 6+ dalam berlalu lintas.

Sekolah ini mengajarkan pengetahuan dasar dalam hal mengemudi dan juga dasar-dasar dalam mengendarai kendaraan akan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas.

Materi yang diberikan dalam pelajaran ini adalah mengenai etika dalam berkendara, pengenalan kendaraan, tehnik olah kemudi dan manajemen resiko kecelakaan baik secara teori maupun praktek.

SAFETY Kesedaran dan Tanggung Jawab